Jika putra atau putri Anda sedang mengikuti ujian, penting bagi Anda untuk memastikan otak mereka mendapatkan pasokan energi yang konstan. Ini bukan rencana diet harian, tetapi tip sederhana dan hal-hal yang harus diperhatikan untuk membantu anak Anda mencapai nilai terbaik yang mungkin dicapai pada hari yang sama.

Sama seperti atlet angkat besi membutuhkan diet yang berbeda dari pelari jarak jauh, remaja yang mengikuti ujian membutuhkan diet yang berbeda dari anak-anak lain. Diet ujian yang benar bahkan dapat membuat perbedaan antara lulus atau gagal, nilai A atau C.

Makanan yang berbeda dipecah dengan cara yang berbeda dan memiliki efek yang berbeda pada tubuh. Dalam diet ujian ini, disarankan cara untuk memastikan otak anak Anda menerima aliran energi yang konstan dan stabil, membantu mereka berkonsentrasi sebaik mungkin selama mungkin.

Makanan otak terbaik untuk belajar:

  • Ikan berminyak untuk asam lemak esensial, misalnya sarden, salmon, tuna, pilchards, herring atau mackerel
  • Udang, udang dan kerang untuk seng
  • Semua daging merah dan unggas untuk protein, zat besi dan vitamin B
  • Sereal gandum utuh untuk vitamin B dan energi pelepasan lambat
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian (misalnya, labu, bunga matahari dan biji wijen, kacang brazil, kenari dan kacang tanah) untuk minyak esensial, seng dan selenium
  • Buah segar, salad dan sayuran hijau untuk vitamin C, A dan asam folat
  • Hati untuk vitamin A, zat besi dan B12 (tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil)

Cara Untuk Memastikan Otak Anak Anda Mendapat Nutrisi Terbaik

  1. Meningkatkan vitamin dan mineral

Sebagian besar anak-anak berusia antara 10 dan 16 tahun sangat kekurangan beberapa nutrisi penting yang mereka butuhkan, terutama vitamin A, B6, seng dan kalsium. Tetapi kekurangan zat besi dan asam folat dalam makanan mereka yang benar-benar mempengaruhi kekuatan mental mereka, karena ini diperlukan untuk memastikan ada cukup oksigen dalam darah mereka. Jangan khawatir. Sangat mudah untuk menghindari masalah ini dan menjamin bahwa otak memiliki semua yang dibutuhkan untuk mengatasi tuntutan ekstra waktu ujian. Cukup sertakan persediaan makanan otak super secara teratur.

  1. Batasi gula rafinasi

Mungkin tergoda untuk memberi makan anak Anda permen, cokelat, atau batangan energi agar mereka tetap bertahan, tetapi pada kenyataannya, makanan manis harus dijaga seminimal mungkin. Apa pun dengan kandungan gula tinggi akan memberi anak Anda dorongan jangka pendek tetapi ini akan diikuti oleh penurunan gula darah secara tiba-tiba. Hasilnya adalah roller coaster fungsi otak yang serius dapat mengganggu konsentrasi, memori dan kinerja.

Gula yang dibutuhkan otak anak Anda sebagian besar berasal dari pati mentah seperti roti gandum, sereal gandum, gandum dalam bubur atau muesli, nasi, kacang-kacangan, dan pasta. Ini semua memberikan pelepasan energi yang lambat untuk membantu menjaga gula darah mereka tetap stabil.

Jika anak Anda tidak terbiasa makan jenis makanan ini, mereka mungkin tidak akan menerima perubahan, terutama pada saat yang penuh tekanan. Jika mereka benar-benar resisten, cobalah untuk memasukkan beberapa perubahan kecil seperti mengganti makanan ringan mereka atau memastikan mereka meminum pil vitamin setiap hari.

  1. Suplemen

Selain memberi anak Anda makanan yang tepat, dorong mereka untuk mengonsumsi suplemen multivitamin dan mineral yang baik. Satu penelitian di sekolah Welsh menguji IQ sekelompok anak. Selama delapan bulan mereka diberi pil vitamin dan mineral atau plasebo dan kemudian IQ mereka diuji lagi. Anak-anak yang mengonsumsi vitamin meningkat rata-rata lima kali lebih banyak daripada anak-anak yang menggunakan plasebo.

Apa yang harus dimakan sebelum ujian:

Bahkan jika anak Anda biasanya melewatkan sarapan atau menghindari makan ketika mereka merasa gugup, pastikan mereka tetap meluangkan waktu untuk makan sesuatu. Otak mereka akan membutuhkan energi dari makanan untuk bekerja secara efisien, dan makan sebelum ujian akan memastikan fokus mental anak Anda tetap pada ujian dan bukan pada rasa lapar mereka.

Pilihan makanan sehat pada hari ujian termasuk makanan kaya protein seperti telur, kacang-kacangan, keju cottage, dan yoghurt. Kombinasi sarapan yang baik mungkin termasuk sereal gandum dengan susu rendah lemak, bubur, muesli atau telur dan roti panggang dengan selai.

Makanan yang kaya akan makanan bertepung seperti pasta, nasi, roti, kue, dan biskuit memicu pelepasan hormon serotonin dari otak, yang membuat Anda rileks dan mempersiapkan Anda untuk tidur. Ini adalah makan malam yang ideal tetapi tidak enak saat makan siang. Makanan berprotein tinggi seperti daging, ikan, unggas, keju dan telur merangsang otak sehingga lebih baik digunakan saat makan siang.

Baca Juga :

5 Alasan Mengapa Kamu Butuh Pujian

Tak Perlu Malu, 5 Hal Dalam Hidup Ini Justru Layak Dapat Pujian

5 Alasan Mengapa Pujian Orang Lain Tidak Akan Membantu Kamu Untuk Bekerja dengan Lebih Baik

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like

9 Manfaat Luar Biasa dari Jambu Biji untuk Kulit Anda

Manfaat daun jambu biji banyak sekali. Merebus daun