Ada beberapa jenis diabetes yang berbeda, tetapi yang paling umum adalah tipe 1 dan 2. Sementara gejalanya sama untuk keduanya, termasuk haus yang ekstrem, lebih sering buang air kecil dan merasa sangat lelah, hal itu disebabkan oleh hal yang berbeda. Jika Anda adalah seseorang dengan penyakit diabetes tipe 2, maka berikut ini makanan yang harus Anda hindari.

1. Karbohidrat olahan

Ada beberapa alasan mengapa karbohidrat olahan sebaiknya dihindari dengan diabetes tipe 2. Pertama, para peneliti telah menghubungkan karbohidrat olahan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Kedua, karbohidrat olahan lebih cenderung memberi Anda lonjakan gula. Mengganti karbohidrat olahan seperti roti putih, pasta dan nasi. Untuk alternatif gandum utuh, seperti roti gandum, beras merah, soba atau quinoa, yang kaya serat dan menjaga kadar darah Anda lebih stabil.

2. Daging merah dan daging olahan

Studi menunjukkan bahwa diet tinggi daging merah dan olahan meningkatkan risiko terkena diabetes. Makan terlalu banyak lemak jenuh dapat menyebabkan tingkat ‘kolesterol jahat’ yang tinggi, yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Penderita diabetes sudah pada peningkatan risiko terhadap penyakit ini, sehingga lebih penting mereka membuat pilihan yang lebih sehat. Pilihlah alternatif lemak sehat seperti yang ditemukan pada ikan berminyak dan alpukat.

3. Makanan asin

Para ilmuwan telah menemukan bahwa lebih banyak garam dalam makanan dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Jadi, penting bagi Anda untuk mencoba dan mengurangi jumlah dalam diet Anda. Salah satu cara termudah untuk melakukannya adalah dengan makan lebih sedikit makanan olahan, yang seringkali mengandung jumlah tinggi.

Studi ini juga menemukan bahwa orang yang menambahkan garam ke makanan siap saji ketika tidak cukup, atau hampir setiap saat tanpa mencicipi, dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi. Jadi ada baiknya mencari cara untuk mengganti garam saat memasak atau membumbui, misalnya, Anda bisa mencoba menggunakan bumbu.

4. Makanan tinggi gula

Gula tambahan dapat menyebabkan masalah bagi penderita diabetes karena dapat menyebabkan kadar darah melonjak secara tiba-tiba. Hal ini terutama ketika minum minuman manis. Oleh karena itu, lebih baik makan gula alami, seperti yang ditemukan dalam buah.

Studi ini menemukan bahwa asupan gula yang berlebihan, bersama dengan karbohidrat olahan lainnya, merupakan faktor utama yang mendorong epidemi diabetes tipe 2 di antara populasi India Asia.

Untuk orang-orang yang hidup dengan diabetes tipe 2, fokusnya harus pada membuat perubahan sehat yang bertahan lama. Jika Anda melakukan diet sehat dan mencapai remisi tetapi kemudian kembali ke cara lama kita, diabetes tipe 2 akan kembali.

Lebih baik bagi Anda untuk membuat perubahan yang Anda tahu dapat Anda pertahankan. Anda bisa mulai dengan mengurangi karbohidrat Anda, atau beralih ke karbohidrat kompleks. Anda juga bisa mengurangi konsumsi gula dengan lebih banyak minum air putih dan menghindari minuman manis dan soda. Pemilihan diet ini karena membantu kita tetap kenyang lebih lama dan kita tidak menghukum diri kita sendiri, melainkan mengubah cara hidup kita dan tetap menikmati makanan.

Baca Juga :

Manfaat Kayu Manis untuk Menurunkan Berat Badan dan Mencegah Diabetes

Ini 5 Makanan Lezat yang Ramah bagi Penderita Diabetes

Ini 5 Mitos Tentang Diabetes yang Bisa Membahayakan Pasien

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like

9 Manfaat Luar Biasa dari Jambu Biji untuk Kulit Anda

Manfaat daun jambu biji banyak sekali. Merebus daun