Jadi cewek memang ribet. Setiap bulan ketika siklusmu sudah tiba, kamu harus melalui menstruasi dimana gejala fisik yang tidak mengenakkan bisa mengiringi. Apalagi bagi kamu yang memiliki periode menstruasi lama, kamu pasti tak sabar agar menstruasimu segera selesai. Maka, tak heran ketika periode menstruas berkurang, banyak cewek yang merayakannya. Namun, jangan senang dulu. Kalau kamu biasanya datang bulan selama seminggu dan kini hanya tinggal beberapa hari saja, maka bisa saja kamu mengalami sesuatu yang sangat serius dan butuh penanganan.

Apa saja yang harus kamu waspadai jika periode menstuasi mendadak jadi lebih singkat?

Ganti Pil KB

Petama-tama yang harus kamu konfirmasi ketika periode menstruasi mendadak menjadi lebih singkat adalah apakah kebiasaan kontrasepsimu. Apakah kamu baru memulai atau mengubah metode program KB-mu? Pil KB yang kamu konsumsi bisa mengurangi lamanya aliran menstruasimu. Bisa jadi ada sedikit perbedaan hormon pada versi-versi generik yang bisa mempengaruhi lama siklusmu. Jadi, selalu pastkan kamu mengecek bungkus dari pil KB yang kamu konsumsi. Bahkan, jenis-jenis kontrasepsi lain juga bisa membuat menstruasi jadi lebih sedikit, dan bahkan bagi beberapa wanita, menstruasi mereka bisa berhenti sama sekali.

Kamu menjalani medikasi tertentu

Selain pil KB, beberapa jenis obat-obatan juga akan bisa mempengaruhi periode menstruasi wanita, karena hormone-hormon yang ada di dalamnya. Misalnya, obat-obatan seperti ibuprofen, antidepresan, pengobatan kelainan tiroid, dan steroid mungkin akan membuat aliran menstruasimu menjadi lebih singkat. Coba eliminasi faktor-faktor lain untuk menemukan apakah memang perubahan periode menstruasi yang sedang kamu alami disebabkan oleh konsumsi obat-obatanmu.

Kamu menderita gagal indung telur prematur

Salah satu penjelasan lain mengapa periode menstruasimu bisa mendadak menjadi sangat singkat adalah karena kamu menderita satu hal yang disebut gagal indung telur prematur. Kegagalan indung telur prematur terjadi ketika seorang wanita mengalami kehilangan fungsi indung telurnya ketika belum berusia 40 tahun. Jika indung telurmu tidak berfungsi dengan baik, maka tidak akan ada produksi estrogen dengan jumlah seimbang serta sel telur seperti yang seharusna. Akibatnya, siklusmu bisa menjadi lebih pendek dan tidak teratur.

Kegagalan rahim prematur biasanya terjadi ketika kamu berusia sekitar 27 tahun, tetapi jangan takut, karena hanya menyerang 1:1000 perempuan yang berusia antara 15 hingga 29 tahun daan 1:100 wanita yang berusia antara 30 dan 39 tahun. Gejala yang paling umum adalah ketidaksuburan serta menstruasi yang tidak teratur. Ini bisa didiagnosa melalui tes darah dan ultrasonik.

Luka pada dinding rahim

Luka pada dinding rahimmu juga bisa menyebabkan lama menstruasi yang berkurang. Ini biasanya disebut sebagai sindrom Asherman, sebuah kondisi tidak biasa yang biasanya terjadi pada wanita yang pernah mengalami prosedur tertentu yang merupakan tidakan yang mengiringi keguguran, aborsi, dan kondisi rahim lainnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Tidak Perlu ke Gym, Ini 5 Cara Bakar Kalori Ekstra di Rumah

Olahraga untuk menurunkan berat badan sebenarnya tidak melulu