Banyak orang yang malas untuk bangun sebelum Subuh untuk sahur karena belum terbiasa untuk makan dan minum. Ini yang membuat banyak orang yang enggan bangun untuk sahur dan memilih untuk berpuasa tanpa mengisi perut sama sekali.

Walaupun tidak terasa lapar, namun ternyata puasa tanpa sahur dapat memberikan dampak buruk bagi tubuh. Terlebih jika Anda memiliki kondisi tubuh yang mudah stress. “Tanpa sahur, metabolisme tubuh bisa kacau, sehingga inilah yang menyebabkan tubuh akan begadang dan tidak dilanda rasa kantuk”, ujar Dokter Umum dan Konsultan Pola Hidup Sehat, Prama Aditya. Apa dampak yang dirasakan tubuh saat kita memilih berpuasa tanpa sahur?

Metabolisme Melambat

“Tidak adanya kebiasaan sahur bagi seseorang yang mudah stress dapat menyebabkan lambatnya metabolisme. Jika begini, maka bisa berdampak pada sulitnya tubuh untuk mengontrol berat badan, bahkan bisa beresiko menyebabkan obesitas” 

“Daripada melewatkan sahur dan beresiko menyebabkan lambatnya metabolisme, Dr.Prama menyarankan untuk mengonsumsi makanan porsi kecil yang diolah tanpa tepung. Anda bisa mengonsumsi 1-2 butir telur yang dioleh dengan cara direbus dan digoreng tanpa minyak”

Anda juga bisa mengkonsumsi infused water dengan tambahan chia seed. Dr. Prama menganjurkan untuk setidaknya mengkonsumsi makanan dengan protein tinggi. Jangan sampai perut kosong sepenuhnya.

Selain konsumsi infused water, Anda bisa menggantinya dengan konsumsi susu almond untuk bekal seharian dan menambah energi tubuh. Susu almond juga dapat membantu mencegah tubuh mengalami stress akibat tidak sahur. Susu almond sendiri tidak hanya memiliki kandungan lemak, namun susu almond juga kaya akan protein yang membantu tubuh untuk lebih berenergi dan segar saat berpuasa. Konsumsi protein juga dapat membantu kita lebih mudah fokus selama berpuasa.

Selain mengonsumsi makanan kaya protein seperti daging merah, ikan, tahu, tempe, telur, dan ayam, jangan lupa penuhi kebutuhan cairan tubuh.

Minumlah minimal 2-4 gelas saat sahur agar tubuh tetap segar dan fokus saat beraktivitas. Tubuh yang dehidrasi akan tetap terasa lemas dan sulit fokus meski kebutuhan protein dan karbohidrat sudah tercukupi saat sahur. 

Memicu Naiknya Asam Lambung

Tidak sahur saat puasa juga dapat memicu naiknya asam lambung. Tidak adanya makanan yang masuk saat  sahur akan mempercepat proses pengosongan lambung, sehingga meningkatkan resiko naiknya asam lambung. Saat sahur sebaiknya kunyah juga makanan secara perlahan dan hindari tidur setelah santap sahur demi mencegah naiknya asam lambung.

Menurunnya Imun Tubuh

Bahaya berpuasa tanpa sahur selanjutnya adalah menurunnya imun tubuh karena tidak adanya cairan tubuh yang masuk. Inilah yang membuat tubuh lebih beresiko mengalami sakit-sakit yang sering muncul saat berpuasa,seperti diare, flu, sembelit, radang tenggorokan, dan sebagainya.

Manfaat lain dari sahur sebelum berpuasa adalah mencegah terjadinya gangguan tubuh yang berkaitan dengan gula darah, tekanan darah, obesitas, hingga kolesterol. Inilah pentingnya untuk memilih menu sahur dengan kandungan gizi yang seimbang mulai dari protein, vitamin, dan mineral. 

Itulah resiko jika Anda berpuasa tanpa sahur. Sebaiknya sempatkan diri untuk sahur. Konsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh dan segera hubungi dokter Jika Anda mengalami gangguan kesehatan. 

Baca Juga :

Trik Pintar Menggunakan Lipstik Tanpa Takut Bibir Kering Selama Puasa

Memperbaiki Jadwal Tidur Yang Berubah Selama Berpuasa

Ketahui Manfaat Air Kelapa Bagi Kesehatan Untuk Berbuka Puasa (Bagian 1)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Bisakah Diet Anda Meringankan Gejala Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)?

Banyak penderita PCOS menyadari bahwa mereka mampu mengelola