Makanan dan minuman ibarat bahan bakar yang mengisi tenaga kita untuk menjalani aktivitas. Seperti halnya smartphone yang perlu diisi daya, tubuh kamu juga membutuhkan pengisian daya dengan makanan dan minuman.

Nah, masalahnya, apakah kamu sudah yakin makanan yang kamu konsumsi cukup untuk menutrisi seluruh komponen tubuh termasuk otak? 

Mengenyangkan perut memang bisa dengan makanan apa saja, tetapi untuk menutrisi otak, kamu butuh makanan khusus dengan porsi tepat seperti ini :

  1. Telur

Telur adalah salah satu kebutuhan pokok yang harus ada di dalam rumah. Tidak hanya murah dan enak, telur juga kaya akan kolin. Nutrisi ini sangat penting untuk mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi otak dengan cara memungkinkan komunikasi yang optimal antar sel-sel otak. Jangan hanya memakan putih telur saja, tapi pastikan kamu juga makan bagian kuning telurnya.

Porsi ideal untuk satu kali makan adalah satu telur biasa. Dalam sehari, sebaiknya tidak memakan lebih dari 2 telur. Cukup satu telur saja, atau maksimal dua. 

  1. Kopi atau Teh

Kopi sudah menjadi tren minuman di seluruh dunia. Bahkan, setiap daerah memiliki kopi khasnya masing-masing. Nah, selain kopi, teh hijau juga menjadi minuman yang baik untuk otak. Hal ini karena kedua produk minuman tersebut sama-sama mengandung kafein yang telah terbukti mampu meningkatkan fungsi kognitif dengan membantu memperkuat ingatan. Teh dan kopi juga dapat membantu meningkatkan memori jangka pendek.

Meskipun baik bagi tubuh, hindari menambahkan banyak gula atau krim ke dalam kopi atau teh. Selain itu, jumlah kopi atau teh yang ideal dikonsumsi dalam sehari adalah maksimal 400 miligram kafein atau setara dengan dua cangkir kopi.

  1. Sayuran hijau

Demi menutrisi otak, kamu memerlukan makanan yang mengandung tinggi folat, seperti sayuran berdaun hijau, brokoli, dan kubis. Makanan ini akan membantu mengurangi kadar homosistein, yaitu asam amino yang berkaitan dengan atrofi otak dan peningkatan risiko penyakit Alzheimer.

Dalam sehari, kamu perlu mengonsumsi setidaknya satu cup sayur matang atau dua cup sayur mentah (jika kamu memakannya sebagai salad). 

  1. Ayam dan unggas lainnya

Unggas seperti ayam, bebek, atau kalkun, mengandung protein tanpa lemak, kolin, dan zat besi, yang semuanya mendukung fungsi kognitif. Setidaknya seperti itulah yang dikatakan oleh beberapa penelitian. Seperti American Hearst Association, misalnya, yang menyarankan untuk memilih daging yang rendah lemak jenuh, seperti unggas, daripada daging merah apalagi daging olahan. Hal ini dilakukan untuk menjaga tingkat kolesterol tetap sehat. 

Porsi ayam atau daging unggas lain yang direkomendasikan sekali makan adalah 3 ons. Sementara itu, jika ingin menurunkan berat badan, maka kamu hanya perlu mengonsumsi 2 porsi saja setiap minggunya. 

  1. Ikan berlemak

Penelitian menunjukkan, asam lemak omega-3 dapat menurunkan risiko penyakit Alzheimer, berkat sifat anti-inflamasinya. Nah, asam lemak omega-3 terkandung dalam ikan berlemak, seperti salmon, tuna kalengan, dan lainnya. Salmon dan tuna mengandung dua dari tiga jenis asam lemak omega-3 yaitu DHA dan EPA.  

Porsi yang dianjurkan untuk makan ikan berlemak adalah 3 sampai 4 ons. Seperti konsumsi unggas, konsumsi ikan berlemak yang ideal dalam satu minggu adalah 2 porsi saja. 

Baca Juga :

7 Makanan Sehat Untuk Meningkatkan Kesuburan

6 Makanan Sehat yang Tidak Boleh Dikonsumsi Secara Berlebihan

Hati-hati, 5 Makanan Sehat Ini Ternyata Mengandung Banyak Gula

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Anak Lebih Suka pada Pasangan Kamu? Ini yang Harus Kamu Lakukan

Peristiwa di mana anak lebih dekat atau lebih