Rasanya kita lebih sering membeli makanan yang digoreng di luar dibandingkan membuatnya sendiri. Padahal membeli gorengan di luar lebih bereiko karena kita tidak mengetahui minyak yang digunakan dan dari mana bahan-bahan tersebut berasal.
Ini berarti makanan siap saji Anda mungkin mengandung lemak trans yang beresiko menignkatkan serangan jantung, stroke, dan diabetes karena restoran cenderung menggunakan minyak berulang kali.
Lalu apakah kita benar-benar tidak boleh mengkonsumsi gorengan sama sekali? Tenang, karena Anda bisa membuat gorengan yang lebihs ehat dengan beberapa cara, diantaranya:
Memilih Minyak Yang Tepat
Untuk minyak yang lebih sehat, ahli gizi sepakat menyarankan penggunaan minyak kelapa, zaitu, atau minyak alpukat yang kaya akan lemah tak jenuh tunggal, sehingga baik untuk jantung. Selain itu mintak tersebut memiliki titik asap yang tinggi, sehingga tidak akan rusak saat dipanaskan.
Selain itu, ada beberapa jenis minyak yang tidak disarankan untuk digunakan, diantaranya minyak kedelai, minyak jagung, minyak wijen, hingga minyak bunga mataharu karena tingginya asam lemak tak jenuh.
Untuk meminimalkan bahaya makanan yang digoreng, Anda bisa menghindari pengunaan minyak berulan dan cukup menggunakannya sekali pakai. Karena itu gunakan minyak sedikit demi sedikit (secukupnya)
Memastikan Minyak Telah Benar-Benar Panas
Salah satu hal yang harus benar-benar diperhatikan adalah memastikan suhu minyak benar-benar panas, sehingga makan akan menghabiskan waktu sebentar saja di penggorengand an tidak menyerap minyak berlebih.
Kurangi Penggunaan Tepung
Kebanyakan makanan yang digoreng akan dibalur dengan tepung. Berhati-hatilah dalam penggunaan tepung ini, karena semakin banyak tepung yang digunakan, semakin banyak juga minyak yang akan diserap nantinya.
Cobalah Metode Memasak Silang
Anda bis amencoba untuk menggoreng hanya untuk mendapatkanw arna dan kerenyahan di luar saja, namun untuk proses pematangan makanannya bisa dilanjutkan dengan memanggang. Walaupun dimasak dengan cara ini, makanan akan tetap lezat selama Anda bisa memasak dan membumbuinya.
Selain itu, Anda bisa memanfaatkan air fryer untuk mendapatkan tekstur renyah dan matang. Anda juga dapat memasaknya di teflon datang dengan sedikit minyak. Tunggu hingga benar-benar matang dan jangan terlalu lama agar tekstur dagingnya tidak keras.
Pertimbangkan Bagian Makanan Beku
Tidak semua orang memiliki waktu untuk memasak, dan banyak orang lebih memilih untuk membeli makanan beku yang dapat disajikan dalam waktu singkat. Sebenarnya tak ada yang salah dengan makanan beku selama Anda bisa memilih jenis makanannya.
Ada baiknya pilih makanan beku yang diolah dengan dikukus, misalnya dimsum, bakpao dibandingkan makanan beku yang harus dioleh dengan cara digoreng seperti kentang.
Itulah beberapa cara untuk mengkonsumsi gorengan agar lebih sehat. Bukan berarti kita tidak boleh sama sekali mengkonsumsi gorengan. Dengan kiat di atas, masih ada beberapa ruang untuk menikmati gorengan. Hanya saja, sebaiknya jangan mengkonsumsinya berlebihan.
Ada baiknya Anda memasak gorengan sendiri di rumah dibandingkan membelinya. Gorengan yang dibuat di rumah cenderung lebih sehat karena Anda bisa memilih sendiri bahan-bahan, mengolahnya dan lebih bijak dalam memilih minyak.
Facebook Comments